Charismautami's Blog


Namanya Innal Tanuzy
February 14, 2011, 8:06 am
Filed under: love

Saya mau berbagi sedikit cerita yang sebenarnya sangat jarang saya bagi dengan orang banyak. Ini tentang pacar saya *blushing*

Saya kenal baik dengannya sudah sekitar 8 tahun. Waktu yang tergolong lama, namun bukan berarti cukup banyak untuk mengenalnya. Ia selalu menghadirkan kejutan-kejutan (bukan surprise, well yaa karena dia bukan pria romantis) berupa polah nya yang membuat saya sering bergumam “oooh, hal ini juga bagian kecil dari dirinya ya..”
Yaa, dia bukan pria yang banyak bicara, bukan pria yang banyak menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang. Ia lebih senang menghabiskan waktunya bersantai di rumah bersama orang-orang yang dicintainya, menikmati makanan rumahan, menceritakan hal-hal yang dilaluinya hari itu pada keluarganya, dan hal sederhana lainnya. Tapi itu manis menurut saya.

 

Pria sederhana yang dewasa dan sangat tenang dalam menjalani kehidupannya.

Padahal hidupnya tidak sesederhana itu, terutama dalam usahanya mencapai cita-cita.

 

Dari sejak SMP hingga kini ia bekerja, banyak hal-hal sulit yang harus ia lalui. Banyak impiannya yang ternyata harus ia kubur dalam-dalam. Saya tau persis bahwa ia telah berusaha sekuat-kuatnya. Saya tau lelahnya. Saya ingat tiap tetesan keringatnya. Tapi memang Allah lebih tau mana yang terbaik untuknya. Sampai dengan puncaknya, hari ini saya benar-benar dapat merasakan betapa lelahnya ia menjalani kehidupannya. Saya mengeluh. Saya menangis di depannya. Saya marah kenapa harus selalu seperti ini. Tapi kemudian saya malu. Dia hanya sedikit berekspresi. Tapi saya tau dia sedang menguatkan hatinya. Dia hanya sedikit menatap saya kemudian menyibukkan dirinya sendiri. Dan kemudian dia berusaha meyakinkan saya bahwa ini semua baik-baik saja.

 

Memang benar, lebih menyenangkan menghabiskan waktu bukan bersama orang yang pintar secara matematika saja. Jauh lebih senang menghabiskan waktu bersama orang yang cerdas dan bijak, jadi setiap kali kita pulang sehabis bertemu dengannya, ada saja pembelajaran baru yang kita bawa. Bukan secara sengaja dia mengajari kita, tapi dia mengajarkannya dengan contoh perilakunya.

 

Thanks God i found him :) Saya sepertinya jatuh cinta (lagi)



hidup bahagia?
May 7, 2009, 11:56 am
Filed under: life, love

Jika waktu dapat kuputar…

Aku tak mau mengenal-Nya seperti ini

Hanya nama dan status-Nya yang aku tahu

Aku bingung, mengapa banyak puja padanya

Padahal aku pun sama seperti mereka

Dan ketika aku tahu arti-Nya, Dia telah terasa jauh dariku

Aku tak mampu meraih kasih-Nya hingga kini

Aku malu

Tuhan…berilah aku kesempatan sekali lagi untuk mencintai-Mu

Jika waktu dapat kuputar…

Aku tidak mau lahir menjadi insan yang seperti ini

Tak tahu kasih dan hormat padanya

Padahal aku tahu bahwa dia mencintaiku

Sepanjang benang putih yang melingkari bumi tak berujung

Tiada habisnya berucap makna padaku

Namun kubalas dengan sumpah serapah

Mah..pah….aku mencintaimu

Jika waktu dapat kuputar…

Aku akan lebih banyak belajar menghargai

Karena ku tahu terlalu banyak yang tersakiti

Aku kini mengerti dan akan mencoba mengerti

Agar kalian tetap disini, disampingku

Sahabat..maafkan aku..

Jika waktu dapat kuputar…

Akan kusimpan rapi semua kebahagian ini

Kujadikan album rahasiaku

Biarkan ku melihatnya seorang diri

Jangan ganggu aku!!!!!!!

Jika waktu dapat kuputar…

Aku tak akan membiarkan jam dinding bergerak terlalu cepat

Dia harus membiarkan aku menikmati hariku

Dia akan melihat senyumku yang selama ini terkubur rapat

Maka biarkan aku melakukannya

Jika waktu dapat kuputar…




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.