Feeds:
Posts
Comments

diawali dari tahun 2004, negara kita terus menerus dirundung pilu yang (seharusnya) menyadarkan kita kalau ini memang nyata adanya. Kita tidak sedang bermain main di dunia orang lain. Kita sedang berdiri di negara sendiri namun ternyata tanah kita ini berontak..

saya bukan ahli atau pengamat khusus tentang permasalahn ini. Tapi saya berpikir bahwa saya berhak berbicara masalah ini karena saya merupakan bagian darinya.

baru baru ini jabar diguncang gempa dan kita ribut bukan main. Tuhan memberi lebih! Sumatra (dari mulai padang, jambi dan kemudian Bengkulu) pun Tuhan goncang dengan kuasaNya. Apa lagi yang dapat dibangga2kan?

sungguh naif manusia yang masih berfikir bahwa ia makhluk hebat yang sangat takut hartanya hilang. Bukti nyata sudah ada. Alam dapat merebutnya sewaktu2. bahkan saat kamu sedang mandi uang..

so..apalagi yang akan kamu banggakan di hadapan Tuhan???

Jika waktu dapat kuputar…

Aku tak mau mengenal-Nya seperti ini

Hanya nama dan status-Nya yang aku tahu

Aku bingung, mengapa banyak puja padanya

Padahal aku pun sama seperti mereka

Dan ketika aku tahu arti-Nya, Dia telah terasa jauh dariku

Aku tak mampu meraih kasih-Nya hingga kini

Aku malu

Tuhan…berilah aku kesempatan sekali lagi untuk mencintai-Mu

 

Jika waktu dapat kuputar…

Aku tidak mau lahir menjadi insan yang seperti ini

Tak tahu kasih dan hormat padanya

Padahal aku tahu bahwa dia mencintaiku

Sepanjang benang putih yang melingkari bumi tak berujung

Tiada habisnya berucap makna padaku

Namun kubalas dengan sumpah serapah

Mah..pah….aku mencintaimu

 

Jika waktu dapat kuputar…

Aku akan lebih banyak belajar menghargai

Karena ku tahu terlalu banyak yang tersakiti

Aku kini mengerti dan akan mencoba mengerti

Agar kalian tetap disini, disampingku

Sahabat..maafkan aku..

 

Jika waktu dapat kuputar…

Akan kusimpan rapi semua kebahagian ini

Kujadikan album rahasiaku

Biarkan ku melihatnya seorang diri

Jangan ganggu aku!!!!!!!

 

Jika waktu dapat kuputar…

Aku tak akan membiarkan jam dinding bergerak terlalu cepat

Dia harus membiarkan aku menikmati hariku

Dia akan melihat senyumku yang selama ini terkubur rapat

Maka biarkan aku melakukannya

 

Jika waktu dapat kuputar…

 

finally,,,

hoooooo

udah lama banget ngga buka2 blog ini. sebenernya ngga ada hal yang ingin ditulis sekarang, niat nya cuma mau nengok aja. tapi ternyata tergoda nulis, padahal tetep ngga tau mau nulis apa.

sekarang baru kerasa cape banget kuliah,ujian,bolak-balik cari bahan, dan apapun itu. Kenapa baru setelah 3 taun ya?

padahal rajin belajar juga ngga, tapi kerasa capenya..

Kebayang orang2 yang sejak awal masuk kuliah udah mati2an usaha cari nilai, pasti sekarang udah ada di titik terjenuhnya. tapi mudah2an membuahkan hasil deh..

Untung masuk kuliah di jurusan yang emang disukai, kebayang kalo ngga. Emang yang namanya ngejalanin sesuatu yang disukai itu jauh lebih baik, secape apapun, seberat apapun, tapi kita tulus ngejalaninnya.

jadi inget ada temen masuk suatu jurusan [yang cukup berat bebannya] karena dia pikir dia bisa sukses disana dan dapet uang banyak. padahal minat dia ngga sepenuhnya disana. akhirnya sekarang dia emang udah sukses [beberapa taun di atas aku] tapi dia ngga bahagia dengan materi yang dia punya.

santapan lezaaaattt…itu tandanya sudah saatnya psikolog beraksi,hwakaha..

Tapi iya dong, orang2 bermateri banyak yang seharusnya bahagia tapi dia merasa ngga bahgia, berarti ada sedikit/banyak gangguan kan di dirinya. akhirnya psikolog deeh yang beraksi. Tuh kan, rezekinya jadi ngalir ke orang lain deh..

[syukurlah..thanks God udah ngebuka mata aku untuk jadi psikolog,hehe]

past…………

Aku sebatang korek yang mampu mengeluarkan percikan api disaat orang lain menyulutnya. Aku mampu membakar apapun yang aku mau. Bahkan nyawapun menjadi mainan bagiku. Aku kerap mendengar orang menjerit-jerit saat melihat diriku dapat mengeluarkan api yang sangat besar dan mengagumkan. Jeritan mereka sungguh menggangguku. Mereka menyalahkan diriku seutuhnya. Katanya semua karena aku. Aku tak tahu apa-apa, mereka yang menyulutku lebih dulu. Mereka yang menjadikanku mainan mereka. Namun mengapa saat aku yang menjadikan mereka mainanku, mereka tidak dapat diam seperti aku? Aku merasa diperlakukan tidak adil disini. Aku merasa menjadi pihak yang selalu disalahkan dan penyebab semua jeritan-jeritan yang memekakkan itu. Sungguh, aku tak tahu apa-apa. Sesungguhnya aku lebih menyukai kehidupanku tanpa api. Semua terasa tentram dan damai. Aku tidak mendengar jeritan-jeritan itu lagi. Tidak ada suara-suara yang menyalahkanku lagi. Tidak ada musuh besarku yang selalu menggangguku, yaitu air. Aku benci air. Ia selalu tidak memberikan kesempatan bagiku untuk hidup lebih lama. Ia senang karena ia lebih unggul dariku. Namun aku kadang tidak membiarkan air membunuhku. Aku akan memanggil semua angin untuk membantu membesarkanku. Dan akhirnya aku mendengar orang-orang itu menjerit-jerit lagi, memanggil namaku. Aku bingung, hidup itu mengapa selalu berputar-putar? Tapi memang itu kehidupanku, membuat semua orang menjerit-jerit melihatku, dan hm…. ternyata aku mulai bisa menikmatinya sekarang.

ditinggal biar mandiri

udah kurang lebih 1,5 bulan i am harus mandiri. Kalo ada tugas ngga bisa lagi minta bantuan sama orang. Kmaren2 leha2 karna mikir ada kakak yang bisa dibawa ikut susah kalo ada tugas. Tapi skarang harus udah bisa mandiri. Emang udah harus ya..

padahal justru di semester ini sering2nya bgadang,,kasian si mamah, kadang suka nungguin ampe malem, disuruh tidur duluan suka ga mau..

oya,jadi kangen papa. lampu di rumah ada 2 yang mati, biasanya papa yang suka ganti. Tapi papa belum pulang,jadi i am tidur gelap2an sama mama

hiks..

tapi harus bisa!

biarin ah,curhat dikit gpp kan…

(T_T)

baru nii!!

tak kenal maka tak sayang..

jadi ada blog biar kenal yaaa